GRAND LAUNCHING · 75% off monthly · 85% off annual · locked in forever for current subscribers · ends in · claim →

Changelog

Apa yang di-ship, kapan. Update agent CLI roll out via wayangi update; update Android via "Check for update" di dalam aplikasi.

2026-05-28 · Fix discoverability IPv6 publik + Windows service + tier Enterprise

28 Mei 2026

  • Fix reply-path IPv6 publik /128. Inbound dari host eksternal mana pun sekarang sampai ke device kamu end-to-end, bahkan di ISP tanpa IPv6 native. Reply routing yang source-scoped (-ifscope di macOS, ip rule di Linux, route high-metric di Windows) mengirim traffic balasan lewat wayangi tanpa menangkap browsing outbound normal kamu. Jalankan wayangi update && wayangi stop && wayangi start untuk dapat fix-nya.
  • Windows service installer. wayangi service install --token=<TOKEN> mendaftarkan wayangi sebagai service SCM yang jalan di bawah LocalSystem — memperbaiki error wintun "Failed to create private namespace" yang memblokir jalur PowerShell-as-Administrator interaktif. Auto-start tiap boot; kelola via wayangi service status/stop/start/uninstall.
  • Tier device Enterprise (di-gate super-admin). Consumer + enterprise adalah axis ortogonal di atas tier prefix-length yang sudah ada. Device Enterprise dapat IPv6 dari /56 routed terpisah dengan outbound + inbound diizinkan; consumer tetap inbound-only dengan reachability mesh antar sesama customer.
  • Badge "update agent" di dashboard. Tiap row device sekarang menampilkan chip ⚠ merah kalau binary-nya lebih tua dari yang terbaru di endpoint download. Halaman detail device merender "Latest available: <version>" di sebelah versi agent-nya + banner dengan command update yang persis. Auto-hilang begitu kamu update.
  • wayangi -v menampilkan build identifier yang sebenarnya (sebelumnya selalu "(devel — built with go build)"). Formatnya <short-sha>+YYYY-MM-DD-HH-MM, sama dengan versionName APK supaya log lintas CLI + Android konsisten.
  • Reachability customer↔customer intra-mesh lewat tunnel sekarang jalan — bootstrap routes-split meng-install /56 customer sebagai OS route selain scope link-layer, jadi kamu bisa curl /128 user wayangi lain langsung lewat tunnel walau jaringan lokalmu tidak punya transit IPv6.
  • APK Android: mismatch wire-format signature manifest diperbaiki (verifier-nya mengoper raw HTTP bytes ke Ed25519Verify milik Tink, bukan signature yang sudah di-decode base64). Self-update sekarang berhasil; kegagalan sebelumnya muncul sebagai "manifest signature did NOT verify — refusing update (possible hub compromise)".

2026-05 · Polish + scale

Akhir Mei 2026

  • Dashboard, admin/devices, admin/users sekarang paginated + searchable — scale ke fleet dengan 100+ primary + 1M+ sub-device tanpa DOM meledak.
  • Sub-device terlihat sebagai chip nested di row device primary dengan label short-form humanCount ("↳ 1.2M sub").
  • Admin bisa lihat read-only device customer mana pun via /devices/{id} dengan banner ADMIN VIEW eksplisit; form mutasi disembunyikan.
  • Probe reachability /check?target= live — TCP-connect SSRF-safe dari hub ke IPv6 customer-pool kamu, mengembalikan OK / FAIL dengan hint diagnostik.
  • /wiki ditulis ulang: sekarang memuat card Compare (vs cloudflared / tailscale / zerotier) dan JSON-LD CollectionPage + ItemList yang proper buat AI discovery.
  • Chip per-IP ($/IP/bln) di /pricing menonjol di tiap tier card; highlight "BEST $/IP".
  • Layout audit log compact responsive (sebelumnya tabel 6 kolom yang meledak di HP).

2026-05 · APK self-update + download paralel

Pertengahan Mei 2026

  • Self-update Android in-app: download HTTP Range chunked paralel 8-way yang resumable, paralelisme adaptif di seluler (4 chunk / timeout 45 detik), retry per-chunk dengan backoff.
  • Ukuran APK turun 34 MB → ~8 MB via R8 minify + split per-ABI (arm64-v8a + armeabi-v7a); HP ARM 32-bit kelas budget tetap didukung.
  • Auto-detect ABI device di /downloads/wayangi.apk via UA Client Hints (Sec-CH-UA-Arch / Bitness) jadi satu URL melayani binary yang tepat.
  • Versi APK monoton per deploy (versionCode di-inject env = epoch seconds).
  • Tunnel VPN native + persistensi token + chart throughput live + tahan reboot via foreground service.
  • Icon launcher brand (favicon wayangi).

2026-05 · Hardening install + fix Linux

Pertengahan Mei 2026

  • Binary Linux sekarang statically linked lagi — jalan di Alpine / distro berbasis musl yang tidak punya /lib64/ld-linux-x86-64.so.2.
  • install.sh: mkdir -p $INSTALL_DIR sebelum write (memperbaiki macOS Apple Silicon fresh yang tidak punya /usr/local/bin), auto-strip com.apple.quarantine, install launchd plist supaya tahan reboot.
  • install.ps1: membersihkan Mark-of-the-Web via Unblock-File setelah install.
  • Progress bar download di install.sh (sebelumnya diam — user kira macet).
  • Manifest signing: manifest yang ditandatangani ed25519 wajib buat self-update; signing key offline via cmd/wayangi-sign.

2026-05 · Sub-device + transport fallback

Awal Mei 2026

  • Sub-device: entry /128 anak yang diukir dari prefix berbayar milik parent. Beli /124 sekali, jalankan wayangi di 16 mesin berbeda — masing-masing auto-claim satu IPv6.
  • TCP transport fallback: saat UDP/443 diblok, agent auto-fallback ke WireGuard yang di-tunnel di dalam WSS over TCP/443 lewat Cloudflare.
  • Akuntansi RX/TX bulanan per-device di /admin/usage.

2026-04 · Tier gratis + audit log

April 2026

  • Tier gratis mesh-only: 3 device per akun, mesh privat, tanpa IPv6 publik, tanpa kartu kredit.
  • Tabel audit log + /admin/audit + view korelasi /admin/security (token-rotate diikuti force-rebind dari IP berbeda dalam 5 menit di-flag sebagai pola account-takeover).
  • Session token di-hash SHA-256 di storage (sebelumnya plaintext).
  • Integrasi pembayaran Xendit (kartu, transfer bank IDR, GoPay, OVO).

2026-03 · Rework harga

Maret 2026

  • Harga USD di-roll out (sebelumnya IDR saja).
  • Cadence tahunan dengan hemat 15% vs ekuivalen bulanan.
  • Semua 8 tier terlihat di /pricing — tanpa gating contact-sales.

Lebih awal

Scaffold awal wayangi: data plane WireGuard di UDP/443, tunnel dual-stack (IPv4 + link-layer IPv6), tier /128 alamat tunggal + /64 prefix-delegation, hub di VM Jakarta milik dalang.io, /48 AS-routed yang di-announce via MikroTik upstream.