Sub-device — bagi satu prefix ke banyak mesin
Kamu beli /124 (16 alamat IPv6), tapi alamat-alamatnya di-route ke satu device. Sub-device memungkinkan kamu menjalankan wayangi di mesin kedua, ketiga, sampai ke-16 — masing-masing auto-claim satu dari alamat yang sudah kamu miliki, UX install sama, tanpa subscription tambahan.
Beli sekali, jalan di mana saja. Satu /124 menampung 15 sub-device, satu /120 menampung 255. Dari halaman detail parent device → panel Sub-devices → + Add sub-device → copy token-nya → wayangi --token=<sub-token> di mesin lain. Selesai.
Kenapa sub-device ada
Satu prefix /124 membawa 16 alamat IPv6 publik yang berbeda. Setup wayangi standar me-route seluruh /124 ke satu device fisik, yang kemudian bisa bind 16 alamat itu secara lokal (Linux mendukung ini lewat AnyIP route — lihat panduan prefix-delegation). Itu powerful kalau semua service kamu ada di satu host.
Jadi canggung kalau alamat-alamatnya hidup di mesin fisik yang berbeda:
- Satu
/128di VPS kamu, hosting node Mastodon. - Satu
/128lagi di home server kamu, hosting Nextcloud. - Satu lagi di Raspberry Pi yang jadi backup target.
Tanpa sub-device kamu harus beli tiga plan /128 terpisah (3 × $5/bln). Dengan sub-device kamu beli satu /124 ($10/bln dapat 16 IP) dan provision ketiga mesin itu sebagai sub-device di bawahnya — masing-masing auto-allocate satu /128 dari prefix, menjalankan binary standar, dapat tunnel-nya sendiri.
Cara kerjanya di balik layar
parent device /124 routed to its tunnel
└── 2001:df6:d2c0:1400::10/124 → parent's WireGuard peer
├── ::10 (parent's anchor — keeps this one)
├── ::11 (sub-device "web-server") → sub-1's tunnel
├── ::12 (sub-device "db-replica") → sub-2's tunnel
└── ::13..::1f (unused — claim later via "+ Add sub-device")
Config WireGuard di hub punya /124 milik parent sebagai AllowedIPs, dan tiap /128 milik sub sebagai AllowedIPs-nya sendiri di peer terpisah. WireGuard melakukan longest-prefix match, jadi /128 menang untuk alamat spesifik itu — traffic untuk ::11 pergi ke sub, traffic untuk ::13 (belum di-claim) tetap pergi ke parent.
Menambahkan sub-device pertamamu
-
Buka parent device
Dari dashboard kamu, klik baris parent device. Halaman detailnya terbuka.
-
Scroll ke panel Sub-devices
Panel ini hanya terlihat saat parent punya prefix berbayar aktif yang lebih kecil dari
/128(yaitu /124, /120, /116, /112, /104, /96, /64). Device tier gratis dan device single-IP /128 tidak bisa menampung sub-device. -
Beri nama dan klik + Add sub-device
Pilih nama yang gampang diingat —
db-replica,backup-pi,vps-mastodon. Halaman berikutnya menampilkan token sub-device. Copy sekarang; cuma ditampilkan sekali. -
Install + jalankan di mesin target
Install wayangi standar — tidak ada yang spesifik sub-device di binary-nya, hub yang mengurus semua routing magic:
curl -fsSL https://wayangi.dalang.io/install.sh | sh wayangi --token=<sub-token>Agent melakukan bootstrap, di-assign
/128bebas berikutnya dari prefix milik parent, dan membawa naik tunnel WireGuard-nya. Kamu akan lihat dia online (titik hijau) di panel Sub-devices milik parent dalam semenit.
Batas + hitungannya
| Tier parent | Total IP | Maks sub-device | Yang dipegang parent |
|---|---|---|---|
/128 | 1 | — tidak ada ruang | 1 (satu-satunya alamatnya) |
/124 | 16 | 15 | 1 (anchor-nya) |
/120 | 256 | 255 | 1 (anchor-nya) |
/116 | 4.096 | 1.024 (cap UI) | parent memegang sisa prefix-nya |
/112 + | 65.536+ | 1.024 (cap UI; bisa dinaikkan via support) | parent memegang sisanya |
UI meng-hard-cap jumlah sub-device di 1024 per parent, berapa pun ukuran prefix-nya — murni supaya panel manajemen tetap render cepat. Kalau butuh lebih, email [email protected].
Billing + lifecycle
- Sub-device gratis. Mereka klaim atas alamat yang sudah dibayar parent. Tidak ada biaya per sub.
- Status sub-device mewarisi parent-nya. Kalau subscription parent jadi past_due, tunnel sub-nya ikut berhenti (bootstrap mengembalikan 402).
- Menghapus parent menghapus semua sub-device di bawahnya (CASCADE foreign-key). Prefix-nya kembali ke pool global.
- Menghapus satu sub-device membebaskan offset-nya. Sub berikutnya yang kamu tambah memakai ulang offset bebas terendah di bawah parent itu.
- Token sub-device bisa dirotasi secara independen dari halaman detail sub-nya sendiri.
Gotcha umum
Panel Sub-devices tidak muncul di halaman device saya
Panel hanya terlihat saat parent punya prefix berbayar lebih kecil dari /128 DAN subscription-nya aktif. Device tier gratis dan single-IP /128 tidak punya ruang untuk dibagi.
Sub-device bisa punya sub-device sendiri?
Tidak — wayangi hanya mendukung satu level nesting. Sub-device selalu /128. Kalau butuh tree, beli prefix yang lebih besar (satu /120 menampung 255 sub-device dalam satu layer datar).
Sub-device saya offline terus
Checklist-nya sama dengan device top-level: agent ter-install dan jalan? Outbound UDP/443 terbuka? Token diketik benar? Jalankan wayangi start di terminal untuk lihat error bootstrap-nya.
Traffic parent drop waktu saya menambah sub-device
Cuma untuk satu /128 spesifik yang di-claim sub itu. 15 alamat lain di /124 tetap route ke parent. Kalau kamu menjalankan service yang bind ke semua alamat di parent, satu /128 itu sekarang milik sub — rebind ke offset lain, atau pindahkan service-nya ke sub-device.
FAQ
Apa itu sub-device?
Device wayangi anak yang memakai satu /128 dari prefix IPv6 milik parent-nya. Parent membeli prefix; tiap sub-device meng-claim satu dari alamat-alamat itu di mesin fisik terpisah.
Sub-device bayar ekstra?
Tidak. Sub-device ditagih di bawah subscription parent — kalau kamu sudah bayar /124, kamu bisa menambah sampai 15 sub-device tanpa biaya tambahan.
Kenapa tidak bind banyak IP di satu mesin saja?
Bisa — Linux mendukung ini lewat AnyIP local route dan wayangi men-setup-nya secara default di parent device. Sub-device untuk kasus di mana alamat-alamatnya hidup di mesin fisik yang berbeda.
Lanjut ke
- Bind semua alamat prefix-mu di satu mesin — use case kebalikannya: satu device, banyak IP.
- Tes tunnel kamu end-to-end — verifikasi tiap sub-device benar-benar bisa diraih dari internet terbuka.
- Buka dashboard — kelola parent device, tambah sub pertamamu.