Changelog
Apa yang di-ship, kapan. Update agent CLI roll out via wayangi update; update Android via "Check for update" di dalam aplikasi.
2026-05-28 · Fix discoverability IPv6 publik + Windows service + tier Enterprise
28 Mei 2026
- Fix reply-path IPv6 publik /128. Inbound dari host eksternal mana pun sekarang sampai ke device kamu end-to-end, bahkan di ISP tanpa IPv6 native. Reply routing yang source-scoped (
-ifscopedi macOS,ip ruledi Linux, route high-metric di Windows) mengirim traffic balasan lewat wayangi tanpa menangkap browsing outbound normal kamu. Jalankanwayangi update && wayangi stop && wayangi startuntuk dapat fix-nya. - Windows service installer.
wayangi service install --token=<TOKEN>mendaftarkan wayangi sebagai service SCM yang jalan di bawah LocalSystem — memperbaiki error wintun "Failed to create private namespace" yang memblokir jalur PowerShell-as-Administrator interaktif. Auto-start tiap boot; kelola viawayangi service status/stop/start/uninstall. - Tier device Enterprise (di-gate super-admin). Consumer + enterprise adalah axis ortogonal di atas tier prefix-length yang sudah ada. Device Enterprise dapat IPv6 dari /56 routed terpisah dengan outbound + inbound diizinkan; consumer tetap inbound-only dengan reachability mesh antar sesama customer.
- Badge "update agent" di dashboard. Tiap row device sekarang menampilkan chip ⚠ merah kalau binary-nya lebih tua dari yang terbaru di endpoint download. Halaman detail device merender "Latest available: <version>" di sebelah versi agent-nya + banner dengan command update yang persis. Auto-hilang begitu kamu update.
wayangi -vmenampilkan build identifier yang sebenarnya (sebelumnya selalu "(devel — built with go build)"). Formatnya<short-sha>+YYYY-MM-DD-HH-MM, sama dengan versionName APK supaya log lintas CLI + Android konsisten.- Reachability customer↔customer intra-mesh lewat tunnel sekarang jalan — bootstrap routes-split meng-install /56 customer sebagai OS route selain scope link-layer, jadi kamu bisa curl /128 user wayangi lain langsung lewat tunnel walau jaringan lokalmu tidak punya transit IPv6.
- APK Android: mismatch wire-format signature manifest diperbaiki (verifier-nya mengoper raw HTTP bytes ke Ed25519Verify milik Tink, bukan signature yang sudah di-decode base64). Self-update sekarang berhasil; kegagalan sebelumnya muncul sebagai "manifest signature did NOT verify — refusing update (possible hub compromise)".
2026-05 · Polish + scale
Akhir Mei 2026
- Dashboard, admin/devices, admin/users sekarang paginated + searchable — scale ke fleet dengan 100+ primary + 1M+ sub-device tanpa DOM meledak.
- Sub-device terlihat sebagai chip nested di row device primary dengan label short-form humanCount ("↳ 1.2M sub").
- Admin bisa lihat read-only device customer mana pun via /devices/{id} dengan banner ADMIN VIEW eksplisit; form mutasi disembunyikan.
- Probe reachability /check?target= live — TCP-connect SSRF-safe dari hub ke IPv6 customer-pool kamu, mengembalikan OK / FAIL dengan hint diagnostik.
- /wiki ditulis ulang: sekarang memuat card Compare (vs cloudflared / tailscale / zerotier) dan JSON-LD CollectionPage + ItemList yang proper buat AI discovery.
- Chip per-IP ($/IP/bln) di /pricing menonjol di tiap tier card; highlight "BEST $/IP".
- Layout audit log compact responsive (sebelumnya tabel 6 kolom yang meledak di HP).
2026-05 · APK self-update + download paralel
Pertengahan Mei 2026
- Self-update Android in-app: download HTTP Range chunked paralel 8-way yang resumable, paralelisme adaptif di seluler (4 chunk / timeout 45 detik), retry per-chunk dengan backoff.
- Ukuran APK turun 34 MB → ~8 MB via R8 minify + split per-ABI (arm64-v8a + armeabi-v7a); HP ARM 32-bit kelas budget tetap didukung.
- Auto-detect ABI device di /downloads/wayangi.apk via UA Client Hints (Sec-CH-UA-Arch / Bitness) jadi satu URL melayani binary yang tepat.
- Versi APK monoton per deploy (versionCode di-inject env = epoch seconds).
- Tunnel VPN native + persistensi token + chart throughput live + tahan reboot via foreground service.
- Icon launcher brand (favicon wayangi).
2026-05 · Hardening install + fix Linux
Pertengahan Mei 2026
- Binary Linux sekarang statically linked lagi — jalan di Alpine / distro berbasis musl yang tidak punya
/lib64/ld-linux-x86-64.so.2. - install.sh:
mkdir -p $INSTALL_DIRsebelum write (memperbaiki macOS Apple Silicon fresh yang tidak punya /usr/local/bin), auto-stripcom.apple.quarantine, install launchd plist supaya tahan reboot. - install.ps1: membersihkan Mark-of-the-Web via
Unblock-Filesetelah install. - Progress bar download di install.sh (sebelumnya diam — user kira macet).
- Manifest signing: manifest yang ditandatangani ed25519 wajib buat self-update; signing key offline via
cmd/wayangi-sign.
2026-05 · Sub-device + transport fallback
Awal Mei 2026
- Sub-device: entry /128 anak yang diukir dari prefix berbayar milik parent. Beli /124 sekali, jalankan wayangi di 16 mesin berbeda — masing-masing auto-claim satu IPv6.
- TCP transport fallback: saat UDP/443 diblok, agent auto-fallback ke WireGuard yang di-tunnel di dalam WSS over TCP/443 lewat Cloudflare.
- Akuntansi RX/TX bulanan per-device di /admin/usage.
2026-04 · Tier gratis + audit log
April 2026
- Tier gratis mesh-only: 3 device per akun, mesh privat, tanpa IPv6 publik, tanpa kartu kredit.
- Tabel audit log + /admin/audit + view korelasi /admin/security (token-rotate diikuti force-rebind dari IP berbeda dalam 5 menit di-flag sebagai pola account-takeover).
- Session token di-hash SHA-256 di storage (sebelumnya plaintext).
- Integrasi pembayaran Xendit (kartu, transfer bank IDR, GoPay, OVO).
2026-03 · Rework harga
Maret 2026
- Harga USD di-roll out (sebelumnya IDR saja).
- Cadence tahunan dengan hemat 15% vs ekuivalen bulanan.
- Semua 8 tier terlihat di /pricing — tanpa gating contact-sales.
Lebih awal
Scaffold awal wayangi: data plane WireGuard di UDP/443, tunnel dual-stack (IPv4 + link-layer IPv6), tier /128 alamat tunggal + /64 prefix-delegation, hub di VM Jakarta milik dalang.io, /48 AS-routed yang di-announce via MikroTik upstream.